Bunga Teratai (dan maknanya)

Bunga Teratai (dan maknanya)
Jerry Owen

Bunga teratai melambangkan kemurnian, kesempurnaan, kebijaksanaan, kedamaian, sinar matahari, kemakmuran, energi, kesuburan, kelahiran, kelahiran kembali, seksualitas, dan sensualitas.

Lihat juga: Angsa

Bunga teratai é sebuah dari simbol lebih lanjut ilustrasi dari Agama Buddha Buddha juga digambarkan duduk di atas bunga ini, sehingga dianggap sebagai singgasananya.

Bunga teratai tradisional diwakili dengan delapan kelopak yang berhubungan dengan delapan arah mata angin. Sebagai simbol keharmonisan kosmik, bunga ini sering muncul dalam mandala.

Makna dari warna-warna bunga teratai

Masing-masing warna bunga memiliki simbolisme yang berbeda dalam agama Buddha:

Bunga Teratai Merah Muda

Bunga teratai merah muda melambangkan Buddha sendiri, sehingga bunga teratai merah muda sangat penting bagi agama Buddha.

Bunga Teratai Putih

Bunga Teratai putih melambangkan semangat dan pikiran serta kemurnian.

Bunga Teratai Biru

Bunga Teratai biru melambangkan kebijaksanaan dan pengetahuan dan dengan demikian diasosiasikan dengan Manjushrio , o bodhisattva kebijaksanaan.

Bunga Teratai Merah

Bunga Teratai merah melambangkan cinta, kasih sayang, dan merupakan bunga Avalokiteshvara , o bodhisattva kasih sayang.

Makna dalam budaya yang berbeda

Dihormati di banyak tempat, mulai dari India, Cina, Jepang, dan Mesir, bunga teratai telah lama melambangkan penciptaan, kesuburan, dan yang terpenting, kemurnian. Hal ini dikarenakan bunga yang indah ini muncul dari air yang kotor, berlumpur, dan tergenang.

Bunga ini juga melambangkan keindahan dan keterlepasan, karena tumbuh tanpa menjadi kotor di air yang mengelilinginya (akarnya di lumpur, batangnya di air dan bunganya di bawah sinar matahari). Dalam kepercayaan Hindu, bunga ini melambangkan kecantikan batin: "hidup di dunia, tanpa terhubung dengan apa yang ada di sekeliling Anda".

Di Mesir, bunga atipikal ini melambangkan "asal mula perwujudan", yaitu kelahiran dan kelahiran kembali, karena bunga ini membuka dan menutup sesuai dengan pergerakan matahari, dan juga terkait dengan para dewa Nefertem e Kembali .

Teratai biru dipuja oleh firaun Mesir karena memiliki karakteristik sakral dan magis yang terkait dengan kelahiran kembali.

Makna bunga teratai dalam agama Buddha

Di India, bunga teratai melambangkan pertumbuhan spiritual karena muncul dari ketidakjelasan menjadi mekar dalam cahaya penuh. Dalam mitologi Hindu, teratai emas muncul di tangan kiri Buddha yang melambangkan kemurnian dan pencerahan.

Selain Buddha, banyak dewa dalam mitologi Hindu yang berhubungan dengan bunga ini, contohnya adalah, Brahma (pencipta), yang lahir dari pusar Vishna muncul dalam teratai seribu kelopak, atau Surya (dewa matahari), digambarkan dengan dua bunga teratai yang melambangkan pencerahan.

Makna bunga teratai dalam mitologi Yunani

Dalam mitologi Yunani, bunga teratai melambangkan keinginan yang belum terungkap.

Menurut legenda, bunga ini memiliki efek halusinasi dan penduduk Pulau Lotophagus menyebut diri mereka demikian karena mereka memakan bunga teratai.

Bunga ini direferensikan dalam puisi epik yang dikenal sebagai Odyssey, karya Homer. Di dalamnya, pahlawan narasi (Ulysses) dan teman-temannya tiba di pulau lotofagus untuk menyelidiki apa yang ada di dalamnya.

Setelah memakan bunga tersebut, seperti yang biasa dilakukan oleh penduduk asli, teman-teman Ulysses lupa untuk kembali ke kapal. Setelah berhasil mendapatkan mereka kembali, Ulysses harus mengikat mereka agar tidak kabur kembali ke pulau.

Arti tato bunga teratai

Lihat juga: Hakuna Matata: simbol leluhur Afrika atau kreasi industri budaya?

Mereka yang memilih bunga teratai untuk ditato, terutama ingin menunjukkan melalui gambar ini bahwa mereka telah mencapai mengatasi fase yang sulit Simbolisme ini sesuai dengan fakta bahwa bunga ini lahir di dalam lumpur dan mekar dengan indahnya di bawah sinar matahari, tanpa menjadi kotor.

Pilihan warna, pada gilirannya, menyertai makna spiritual yang tercermin di dalamnya.

Ketahui juga:

  • Flor de Lis
  • Bunga Teratai
  • Cherry Blossom
  • Simbol Buddha
  • Dandelion



Jerry Owen
Jerry Owen
Jerry Owen adalah seorang penulis terkenal dan pakar simbolisme dengan pengalaman bertahun-tahun dalam meneliti dan menafsirkan simbol dari berbagai budaya dan tradisi. Dengan minat yang besar dalam memecahkan kode makna simbol yang tersembunyi, Jerry telah menulis beberapa buku dan artikel tentang subjek tersebut, berfungsi sebagai sumber informasi bagi siapa pun yang ingin memahami pentingnya berbagai simbol dalam sejarah, agama, mitologi, dan budaya populer. .Pengetahuan luas Jerry tentang simbol telah memberinya banyak penghargaan dan pengakuan, termasuk undangan untuk berbicara di konferensi dan acara di seluruh dunia. Dia juga sering menjadi tamu di berbagai podcast dan acara radio di mana dia berbagi keahliannya tentang simbolisme.Jerry bersemangat mendidik orang tentang pentingnya dan relevansi simbol dalam kehidupan kita sehari-hari. Sebagai penulis kamus Simbol - Makna simbol - Simbol - blog Simbol, Jerry terus berbagi wawasan dan pengetahuannya dengan pembaca dan penggemar yang ingin memperdalam pemahaman mereka tentang simbol dan maknanya.